PELAJARAN 10

Ubah Scene Biasa Menjadi Karya Seni

Panjang fokus: 16 mm / Angka-F: 8.0 / Shutter speed: 1/80 dtk. / Creative Style: Sunset

Jika Anda ingin mengambil foto scene yang Anda temukan saat bekerja dalam kehidupan sehari-hari, Anda mungkin merasa bahwa scene yang diabadikan dalam foto tersebut tampak kurang menarik dari yang diharapkan, gagal menggambarkan atmosfer scene yang sebenarnya. Dalam bab ini, Anda akan mempelajari beberapa fungsi dan tips untuk mengambil foto-foto yang mengesankan dari scene biasa.

Mempertimbangkan komposisi dan cara memotong

Jika Anda mengambil jepretan kilat, memang menyenangkan mengambil gambar dengan santai tanpa tujuan tertentu; namun, mari kita mempertimbangkan komposisi dan cara memotong scene. Pertama, mari kita lihat cara memotong scene. Jika Anda mengeluarkan kamera dan langsung mengambil gambar, sering kali foto tampak semrawut dengan dimasukkannya objek yang tidak penting ke dalam frame.
Daripada mencoba memasukkan semuanya ke dalam frame, fokuskanlah perhatian hanya pada subjek utama, khususnya saat mengambil gambar scene harian kasual.
Biasanya, sudut pandang (panjang fokus) yang mirip dengan bidang visual manusia bisa diatur dengan sedikit menggerakkan posisi zoom ke sisi telefoto. Gunakan zoom secara aktif saat mengambil jepretan kilat.

Panjang fokus: 35 mm / Angka-F: 5.6 / Shutter speed: 1/1000 dtk. / Komposisi pencahayaan: +1 /
White balance: Shade / Creative Style: Landscape (Kontras: +3, Saturasi: -3)

Diambil dengan lensa zoom normal SEL1855 pada panjang fokus 35 mm, foto ini memotong scene dengan bendera sebagai subjek utama. Dengan posisi zoom sedikit digerakkan ke sisi telefoto, keseimbangan yang baik antara ukuran bendera serta ukuran dan kedalaman gedung-gedung sekitarnya terjaga dengan baik.

Panjang fokus: 23 mm

Foto ini diambil pada sisi sudut lebar, mencoba memasukkan banyak objek seperti gedung-gedung dan lampu jalanan. Hasilnya, kebanyakan area dalam frame ditempati oleh gedung-gedung dan tanah, dan bendera yang penting itu hanya muncul dalam ukuran kecil di belakang. Dibandingkan dengan gambar ini, foto pertama, yang mengambil gambar dalam ukuran besar pada sisi telefoto tampak lebih mengesankan.

Panjang fokus: 50 mm / Angka-F: 8.0 / Shutter speed: 1/250 dtk. Panjang fokus: 50 mm / Angka-F: 8.0 / Shutter speed: 1/1000 dtk.

Kedua contoh di atas diambil dengan panjang fokus 50mm. Pemotongan drastis seperti itu juga bisa menjadi menarik pada beberapa scene.

Ini adalah scene close-up yang diambil dengan lensa zoom telefoto saat berjalan di jalanan. Dengan mengabadikan satu bagian kecil scene dengan rapat ke dalam frame, foto ini menginspirasi orang yang melihatnya untuk membayangkan sebuah atmosfer yang tak bisa dilihat dalam foto.

Panjang fokus: 57 mm / Angka-F: 3.5 / Shutter speed: 1/60 dtk. Panjang fokus: 300 mm / Angka-F: 11 / Shutter speed: 2,5 dtk

Terdapat tipe komposisi fotografis umum seperti "Aturan Sepertiga" composition dan komposisi diagonal. Namun, jika Anda terlalu asyik memikirkan tipe komposisi, foto Anda dapat kehilangan kepribadian dan menjadi tidak menarik. Gunakanlah itu sebagai rujukan semata saat Anda bingung menentukan komposisi, dan temukanlah komposisi atau ekspresi favorit Anda, khususnya saat Anda pergi jalan-jalan santai. Ambillah foto yang akan Anda sukai; itulah intinya membuat karya seni Anda sendiri.

Jika Anda bisa memanfaatkan fungsi zoom sepenuhnya, Anda akan dapat memotong scene biasa dan menciptakan karya seni yang mengesankan. Walau Anda mungkin tidak mendapatkan hasil yang diharapkan pada mulanya, cobalah menggunakan zoom dengan benar-benar diniatkan, dan dapatkanlah nuansa Anda sendiri.

Panjang fokus: 11 mm / Angka-F: 5.6 / Shutter speed: 1/160 dtk.

Menggunakan Picture Effect

Jika Anda ingin menambahkan sentuhan akhir unik pada foto, cobalah menggunakan fungsi Picture Effect.
Dengan menggunakan Picture Effect, Anda bisa dengan mudah mengambil foto bergaya retro ataupun foto artistik seperti lukisan tanpa melakukan perbaikan di komputer. (*) Kamera α memiliki berbagai efek, dan berikut adalah beberapa contohnya.

(*) Jenis efek yang tersedia dalam Picture Effect berbeda bergantung pada model kamera Anda.

High Contrast Monochrome memungkinkan Anda mengambil foto monokrom kontras tinggi, seolah foto diambil menggunakan film hitam putih. Ini paling cocok untuk menyajikan jalanan dengan mengesankan. Selain itu, pada kondisi di mana foto tidak selalu tampak mengesankan, seperti pada hari-hari hujan atau berawan, hanya dengan menerapkan efek ini foto Anda akan berubah menjadi sebuah karya seni.

High Contrast Monochrome

Soft High-key memungkinkan Anda mengambil foto lembut dan pucat dengan sedikit semburat biru. Apa pun subjeknya, ini menambah sentuhan menyenangkan dan seperti fantasi pada foto.

Soft High-key

Partial Color menciptakan gambar yang mempertahankan warna tertentu dan mengubah warna lainnya menjadi hitam dan putih. Dengan menggunakan efek ini, foto cucian sekalipun serta-merta dapat berubah menjadi sebuah karya seni yang stylish. Menggunakannya untuk bunga dan item kecil juga akan menciptakan karya seni yang menarik.

Partial Color (Blue)

Ada berbagai efek lain, seperti "Toy Camera," "Miniature," "Retro Photo," dan "Posterization (Color)." Cobalah berbagai efek untuk mengambil gambar scene kasual dalam kehidupan sehari-hari.

Toy Camera

Miniature

Retro Photo

Posterization (Warna)

Mencoba lensa panjang fokus tetap

Karena lensa panjang fokus tetap bisa menciptakan pengaburan latar belakang yang sangat baik, lensa ini bisa mengubah jepretan kilat atau gambar lanskap biasa menjadi karya seni yang unik. Selain itu, karena memungkinkan banyak cahaya memasuki kamera, lensa ini juga sangat berguna untuk mengambil gambar dalam ruang atau jalanan pada malam hari.

Panjang fokus: 35 mm / Angka-F: 2.0 / Shutter speed: 1/640 dtk.

Sudut pandang 35mm lensa ini cocok untuk subjek dengan rentang yang sangat lebar, sedangkan aperture maksimal F1.8 yang besar cukup cerah untuk pengambilan gambar dengan digenggam dalam cahaya rendah dan dapat menghasilkan efek pengaburan halus yang bisa menambah kedalaman dan keanggunan artistik pada gambar Anda.

Panjang fokus: 35 mm / Angka-F: 11 / Shutter speed: 1/400 dtk.

Kinerja tinggi dan desain yang ringkas menjadikan lensa ini lensa ideal kedua yang mudah dibawa ke mana-mana. Sempurna untuk berbagai jenis foto, termasuk jepretan kilat saat berjalan-jalan, gambar pemandangan malam, dan potret dengan pengaburan latar belakang yang indah.